Rambu-rambu pembelajaran tematik
Menurut Tim Puskur (2006) ada beberapa rambu yang harus diperhatikan
dalam pelaksanaan pembelajaran tematik sebagai berikut.
a. Tidak semua mapel dapat dipadukan atau dikaitkan.
b. KD yang tidak dapat dipadukan atau diintegrasikan jangan dipaksakan
untuk dipadukan. Akan lebih baik bila dibelajarkan secara sendirisendiri.
c. KD yang tidak tercakup pada tema tertentu harus tetap diajarkan baik
melalui tema lain maupun disajikan secara mandiri.
d. Untuk siswa kelas I sampai II kegiatan ditekankan pada kemampuan
membaca, menulis, dan berhitung serta penanaman nilai-nilai moral.
e. Tema-tema yang dipilih disesuaikan dengan karakteristik siswa, minat,
lingkungan, daerah setempat, dan tingkat problematika atau populer.
Manfaat pembelajaran tematik
Menurut Tim Puskur (2006) ada beberapa manfaat yang dapat dipetik dari
pelaksanaan pembelajaran tematik.
a. Banyak materi-materi yang tertuang dalam beberapa mapel mempunyai keterkaitan konsep, sehingga pembelajaran menjadi lebih bermakna dan menyeluruh; mempelajari sebuah topik secara mendalam dari berbagai segi.
b. Siswa mudah memusatkan perhatian karena beberapa mapel dikemas dalam satu tema yang sama.
c. Siswa dapat mempelajari pengetahuan dan mengembangkan berbagai kompetensi beberapa mapel dalam tema yang sama.
d. Pembelajaran tematik melatih anak untuk semakin banyak membuat hubungan beberapa mapel, sehingga mereka mampu memproses informasi dengan cara yang sesuai daya pikirnya, dan memungkinkan berkembangnya jaringan konsep.
e. Menghemat waktu karena beberapa mapel dikemas dalam satu tema dan disajikan secara terpadu dalam alokasi pertemuan-pertemuan yang direncanakan. Waktu yang lain dapat digunakan untuk pemantapan, pengayaan, pembinaan keterampilan dan remidial.