Senin, 07 Januari 2013

pembelajaran tematik 2


Rambu-rambu pembelajaran tematik

Menurut Tim Puskur (2006) ada beberapa rambu yang harus diperhatikan
dalam pelaksanaan pembelajaran tematik sebagai berikut.
a. Tidak semua mapel dapat dipadukan atau dikaitkan.
b. KD yang tidak dapat dipadukan atau diintegrasikan jangan dipaksakan
untuk dipadukan. Akan lebih baik bila dibelajarkan secara sendirisendiri.
c. KD yang tidak tercakup pada tema tertentu harus tetap diajarkan baik
melalui tema lain maupun disajikan secara mandiri.
d. Untuk siswa kelas I sampai II kegiatan ditekankan pada kemampuan
membaca, menulis, dan berhitung serta penanaman nilai-nilai moral.
e. Tema-tema yang dipilih disesuaikan dengan karakteristik siswa, minat,
lingkungan, daerah setempat, dan tingkat problematika atau populer.



 Manfaat pembelajaran tematik

Menurut Tim Puskur (2006) ada beberapa manfaat yang dapat dipetik dari
pelaksanaan pembelajaran tematik.
a. Banyak materi-materi yang tertuang dalam beberapa mapel mempunyai keterkaitan konsep, sehingga pembelajaran menjadi lebih bermakna dan menyeluruh; mempelajari sebuah topik secara mendalam dari berbagai segi.
b. Siswa mudah memusatkan perhatian karena beberapa mapel dikemas dalam satu tema yang sama.
c. Siswa dapat mempelajari pengetahuan dan mengembangkan berbagai kompetensi beberapa mapel dalam tema yang sama.
d. Pembelajaran tematik melatih anak untuk semakin banyak membuat hubungan beberapa mapel, sehingga mereka mampu memproses informasi dengan cara yang sesuai daya pikirnya, dan memungkinkan berkembangnya jaringan konsep.
e. Menghemat waktu karena beberapa mapel dikemas dalam satu tema dan disajikan secara terpadu dalam alokasi pertemuan-pertemuan yang direncanakan. Waktu yang lain dapat digunakan untuk pemantapan, pengayaan, pembinaan keterampilan dan remidial.

 Fungsi dan Tujuan Pembelajaran Tematik
a. Fungsi Pembelajaran Tematik
Pembelajaran dengan menggunakan tema berfungsi untuk memberikan kemudahan bagi siswa dalam memahami dan mendalami konsep materi yang tergabung dalam tema serta menambah semangat karena materi yang dipelajari merupakan materiyang nyata dan bermakna serta dikenal oleh anak.

b. Tujuan Pembelajaran Tematik
Pemilihan tema dalam pembelajaran bertujuan:
1). Mudah memusatkan perhatian pada satu tema atau topik tertentu
2). Mempelajari pengetahuan dan mengembangkan berbagai kompetensi mata pelajaran dalam tema yang sama
3). Memiliki pemahaman terhadap materi pelajaran lebih mendalam dan berkesan
4). Mengembangkan kompetensi berbahasa lebih baik dengan mengaitkan berbagai mata pelajaran lain dengan pribadi anak.

Implikasi pembelajaran tematik
a. Implikasi bagi guru dan siswa
1) Bagi guru
Pembelajaran tematik menjadikan guru kreatif, baik dalam menyusun perangkat pembelajaran, menyiapkan kegiatan/pengalaman belajar yang bermanfaat bagi siswa, maupun dalam memilih KD dari berbagai mapel agar pembelajaran menyatu. Selain itu, melalui pendekatan pembelajaran tematik guru akan menjadikan pembelajaran menjadi lebih bermakna, menarik, dan menyenangkan.
2) Bagi siswa
·         Siswa harus siap mengikuti kegiatan pembelajaran yang dalam pelaksanaannya dimungkinkan untuk bekerja baik secara individual, kelompok, atau klasikal.
·         Siswa harus siap mengikuti kegiatan pembelajaran yang bervariasi secara aktif, misalnya: melakukan diskusi kelompok, mengadakan kajian sederhana, dan pemecahan masalah.

b. Implikasi terhadap sarana prasarana, sumber, dan media pembelajaran
·         Pembelajaran tematik dalam pelaksanaannya memerlukan berbagai sarana prasarana belajar.
·         Perlu memanfaatkan sumber belajar baik yang sifatnya didesain khusus untuk keperluan pembelajaran baik yang disusun guru secara mandiri atau kelompok, maupun sumber belajar yang tersedia di lingkungan sekitar.
·         Perlu mengoptimalkan penggunaan media pembelajaran yang bervariasi, sehingga dapat membantu siswa memahami konsep-konsep yang abstrak.
·         Dapat menggunakan buku ajar yang sudah ada saat ini untuk masing-masing mapel dan dimungkinkan menggunakan buku suplemen khusus yang memuat bahan ajar yang terintergrasi.

c. Implikasi terhadap pengaturan ruang
Dalam kegiatan pembelajaran tematik perlu pengaturan ruang agarsuasana belajar menyenangkan.
·         Ruang dapat ditata, disesuaikan dengan tema yang sedang dilaksanakan.
·         Susunan bangku siswa dapat diubah-ubah disesuaikan dengan keperluan pembelajaran yang sedang berlangsung.
·         Siswa tidak selalu duduk di kursi, tetapi dapat duduk di tikar/karpet.
·         Kegiatan hendaknya bervariasi dan dapat dilaksanakan baik di dalam maupun di luar kelas.
·         Dinding kelas dapat dimanfaatkan untuk memajang hasil karya siswa dan dimanfatkan sebagai sumber belajar.
·         Alat, sarana, dan sumber belajar hendaknya dikelola sehinggamemudahkan siswa-siswa untuk menggunakan danmenyiapkan kembali.

 Kelebihan dan Kelemahan Pembelajaran Tematik
Menurut Kunandar (2007:315), Pembelajaran tematik mempunyai kelebihan yakni:
  1. Menyenangkan karena berangkat dari minat dan kebutuhan peserta didik.
  2. Memberikan pengalaman dan kegiatan belajar mengajar yang relevan dengan tingkat perkembangan dan kebutuhan peserta didik.
  3. Hasil belajar dapat bertahan lama karena lebih berkesan dan bermakna.
  4. Mengembangkan keterampilan berpikir peserta didiksesuai dengan persoalan yang dihadapi.
  5. Menumbuhkan keterampilan sosial melalui kerja sama
  6. Memiliki sikap toleransi, komunikasi dan tanggap terhadap gagasan orang lain.
  7. Menyajikan kegiatan yang bersifat nyata sesuai dengan persoalan yang dihadapi dalam lingkungan peserta didik.
Selain kelebihan di atas pembelajaran tematik memiliki beberapa kelemahan. Kelemahan pembelajaran tematik tersebut terjadi apabila dilakukan oleh guru tunggal. Misalnya seorang guru kelas kurang menguasai secara mendalam penjabaran tema sehingga dalam pembelajaran tematik akan merasa sulit untuk mengaitkan tema dengan mateti pokok setiap mata pelajaran. Di samping itu, jika skenario pembelajaran tidak menggunakan metode yang inovatif maka pencapaian Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar tidak akan tercapai karena akan menjadi sebuah narasi yang kering tanpa makna.

 Kesimpulan
            Jadi pembelajaran tematik adalah pembelajaran terpadu yang menggunakan tema untuk mengaitkan beberapa mata pelajaran sehingga dapat memberikan pengalaman belajar yang bermakna kepada peserta didik. Adapun tujuan dari pembelajaran tematik adalah memusatkan perhatian peserta didik pada suatu tema materi yang jelas dan mudah di pahami selain itu memudahkan guru dalam mempersiapkan dan menyajikan bahan yang efektif.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar